Bapak atau Ibu di rumah makin pendiam, jarang keluar kamar, atau tidak lagi bersemangat melakukan hal yang dulu disukainya? Bisa jadi orang tua sedang merasa kesepian. Bila dibiarkan, kesepian bisa berlanjut menjadi depresi.

Menurut WHO, kesepian dan kurangnya hubungan sosial dialami sekitar seperempat lansia, dan menjadi salah satu faktor risiko utama gangguan kesehatan jiwa di usia lanjut. Kabar baiknya, perhatian dan kebersamaan keluarga sangat membantu. Artikel ini membahas tanda-tandanya dan apa yang bisa dilakukan keluarga.

Kenapa lansia mudah merasa kesepian?

Banyak perubahan yang terjadi di usia lanjut, misalnya:

  • kehilangan pasangan atau orang-orang tersayang;
  • anak-anak sudah berkeluarga dan tinggal terpisah;
  • pensiun, sehingga kesibukan dan teman bergaul berkurang;
  • kemampuan tubuh menurun, sulit bergerak, atau sakit yang lama, sehingga jarang keluar rumah;
  • penglihatan dan pendengaran berkurang, sehingga sulit mengobrol.

Lansia yang punya penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, atau demensia, juga lebih berisiko mengalami depresi.

Tanda yang perlu diperhatikan

Depresi sering tidak disadari oleh penderitanya sendiri, dan lebih mudah dikenali oleh orang terdekat. Perhatikan bila orang tua:

  • tampak sedih atau murung hampir sepanjang hari;
  • kehilangan minat pada hal yang biasanya ia sukai;
  • mudah lelah dan tidak bertenaga;
  • nafsu makannya berubah;
  • tidurnya terganggu, entah sulit tidur atau tidur berlebihan;
  • enggan bertemu orang dan menarik diri dari lingkungan.

Tanda kesepian dan depresi pada lansia: murung hampir sepanjang hari, kehilangan minat pada hal yang disukai, mudah lelah, nafsu makan berubah, tidur terganggu, dan menarik diri dari orang lain. Bila berlangsung 2 minggu atau lebih, ajak periksa ke dokter atau puskesmas.

Bila tanda-tanda ini berlangsung 2 minggu atau lebih, ajak orang tua memeriksakan diri ke dokter, puskesmas, atau psikolog. Depresi adalah kondisi kesehatan yang bisa dibantu dengan penanganan yang tepat, bukan tanda orang tua lemah atau manja.

Cara keluarga membantu

Luangkan waktu untuk hadir

  • Sapa dan ajak berbincang setiap hari, walau sebentar. Bila tinggal berjauhan, telepon atau video call secara rutin.
  • Dengarkan ceritanya dengan sabar, termasuk cerita yang sudah sering diulang. Merasa didengar membuat orang tua merasa dihargai.
  • Makan bersama keluarga bila memungkinkan.

Jaga hubungan dengan keluarga dan lingkungan

  • Ajak bersilaturahmi dengan saudara, tetangga, dan teman sebayanya.
  • Ajak ikut kegiatan di lingkungan sekitar, misalnya posyandu lansia, senam lansia, atau kegiatan kemasyarakatan yang biasa ia ikuti.
  • Libatkan cucu. Kebersamaan lintas generasi bisa membuat orang tua lebih bersemangat.

Buat orang tua merasa tetap berarti

  • Libatkan dalam keputusan keluarga dan minta pendapatnya.
  • Beri kesempatan untuk tetap berkontribusi sesuai kemampuannya, misalnya berbagi resep masakan, bercerita pengalaman hidup, atau merawat tanaman.
  • Hargai hal-hal yang masih bisa ia lakukan, sekecil apa pun.

Jaga kesehatan tubuhnya

  • Ajak tetap aktif bergerak sesuai kemampuan, misalnya berjalan pagi bersama.
  • Jaga makan yang bergizi seimbang dan tidur yang teratur.
  • Periksakan mata dan pendengarannya, supaya ia lebih mudah mengobrol dan beraktivitas.
  • Antar kontrol rutin, dan sampaikan kepada dokter bila Anda melihat perubahan suasana hatinya.

Bicara dengan lembut

Hindari kalimat yang bisa membuat orang tua merasa menjadi beban, atau meremehkan perasaannya, seperti "begitu saja kok sedih". Tunjukkan bahwa Anda peduli dan ia tidak sendirian.

Keluarga juga perlu dijaga

Menemani orang tua yang sedang murung bisa ikut melelahkan. Bagi tugas dengan saudara, dan jaga kesehatan Anda sendiri, seperti dibahas di artikel Lelah Merawat Orang Tua di Rumah? Bila orang tua juga mulai sering lupa, baca artikel Demensia pada Lansia.

Butuh teman merawat orang tua di rumah?

Saat keluarga harus bekerja atau tinggal berjauhan, orang tua bisa lebih lama sendirian di rumah. Perawat homestay Orchid Home Care bisa membantu menjaga dan merawat lansia di rumah sesuai shift yang Anda pilih, membantu kebutuhan sehari-harinya, dan menemaninya beraktivitas. Kehadiran keluarga tetap tidak tergantikan, jadi tetap luangkan waktu untuk orang tua.

Ceritakan kondisi orang tua Anda lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanannya. Merawat dengan sepenuh hati.

Sumber