Merawat orang tua atau anggota keluarga lansia di rumah adalah bentuk kasih sayang. Namun, merawat setiap hari juga bisa sangat melelahkan, baik secara fisik maupun pikiran. Menurut WHO, keluarga yang merawat orang dengan demensia rata-rata memberikan perawatan dan pengawasan sekitar 5 jam per hari. Artikel Kementerian Kesehatan juga menyebutkan, keluarga yang merawat pasien pasca stroke rata-rata merawat 5–9 jam per hari.
Kelelahan seperti ini bisa menumpuk tanpa disadari. Artikel ini membahas tanda-tandanya, cara menjaga diri, dan kapan Anda perlu mencari bantuan.
Kenapa merawat bisa membuat sangat lelah?
Orang yang merawat keluarga di rumah sering menghadapi beberapa hal sekaligus:
- Fisik: membantu pasien berpindah posisi, mandi, makan, dan ke kamar mandi; sering terbangun pada malam hari sehingga tidur tidak nyenyak.
- Pikiran dan perasaan: khawatir terhadap kondisi pasien, merasa bersalah bila ingin beristirahat, atau merasa sendirian. Artikel Kemenkes menyebutkan sebagian keluarga yang merawat pasien stroke mengalami kecemasan dan depresi, terutama pada 12 bulan pertama setelah stroke.
- Peran dan pekerjaan: waktu untuk bekerja, keluarga lain, dan diri sendiri berkurang. Ada yang penghasilannya menurun karena harus membagi waktu untuk merawat.
Perasaan seperti ini wajar dialami siapa pun yang merawat dalam waktu lama.
Tanda Anda mulai kelelahan merawat

Perhatikan bila Anda mengalami hal-hal berikut:
- sulit tidur atau tidur tidak nyenyak karena sering terbangun;
- badan terasa sangat lelah, pegal, sakit kepala, atau pusing;
- mudah marah, tegang, atau tersinggung;
- sering merasa sedih, cemas, atau khawatir berlebihan;
- jarang bertemu teman atau keluarga dan berhenti melakukan hal yang dulu Anda sukai;
- merasa kewalahan;
- penyakit yang sudah Anda miliki, misalnya tekanan darah tinggi, menjadi lebih sulit terkontrol.
Bila tanda-tanda ini muncul, jangan diabaikan. Langkah pertama adalah mengakui bahwa Anda sedang lelah, lalu mencari tahu penyebabnya.
Cara menjaga diri saat merawat keluarga
- Jaga kebutuhan dasar Anda. Makan teratur dengan gizi yang baik dan usahakan tidur cukup. Kesehatan Anda sama pentingnya dengan kesehatan orang yang Anda rawat.
- Ambil jeda istirahat secara rutin. Istirahat sebentar, walau hanya 10 menit, tetap berarti. Rencanakan waktu istirahat yang lebih panjang secara berkala.
- Bagi tugas merawat. Ajak anggota keluarga lain bergantian menjaga. Meminta bantuan adalah hal yang wajar.
- Sisihkan waktu untuk diri sendiri. Tetap lakukan hobi atau kegiatan yang membuat Anda tenang, walau sebentar.
- Tetap terhubung dengan orang lain. Mengobrol dengan keluarga atau teman, atau berbagi pengalaman dengan sesama keluarga yang merawat, bisa membuat beban terasa lebih ringan.
- Terima keadaan dan atur harapan. Pemulihan pasien, misalnya setelah stroke, sering butuh waktu lama. Menerima kondisi ini dengan positif membantu Anda lebih tenang.
- Kuatkan diri secara spiritual, misalnya dengan berdoa dan beribadah sesuai keyakinan Anda.
- Periksakan kesehatan Anda sendiri. Jangan menunda ke dokter bila Anda punya keluhan. Sampaikan juga bahwa Anda sedang merawat anggota keluarga.
Tips: Buat daftar hal-hal kecil yang bisa dibantu orang lain, misalnya menebus obat, belanja, atau menemani pasien selama 2 jam. Saat ada yang menawarkan bantuan, Anda tinggal memilih dari daftar itu.
Kapan perlu mencari bantuan profesional?
Segera bicarakan dengan dokter, psikolog, atau tenaga kesehatan di puskesmas bila:
- Anda merasa sedih, murung, atau tidak bisa menikmati apa pun selama berminggu-minggu, bukan hanya beberapa hari;
- Anda merasa tidak sanggup lagi menghadapi beban merawat;
- kelelahan dan stres mulai mengganggu kesehatan, pekerjaan, atau cara Anda merawat pasien.
Depresi adalah penyakit, bukan tanda Anda lemah. Makin cepat ditangani, makin cepat pula Anda bisa pulih.
Bila perasaan berat ini terus berlanjut, jangan dipendam sendiri. Segera ceritakan kepada orang terdekat dan temui dokter atau psikolog.
Butuh bantuan menjaga orang tua di rumah?
Merawat tidak harus dilakukan sendirian. Perawat homestay Orchid Home Care bisa membantu menjaga dan merawat lansia di rumah pada shift yang Anda pilih, misalnya malam hari agar Anda bisa tidur, atau jam kerja saat Anda harus bekerja.
Ceritakan kondisi keluarga Anda lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanannya.
Sumber
- Kementerian Kesehatan RI (keslan.kemkes.go.id): Adaptasi Caregiver Pada Pasien Post Stroke (2022)
- World Health Organization: Dementia
- NHS England, Age UK, Carers Trust, Carers UK: A practical guide to healthy caring
