Orang tua sering minum lebih sedikit dari yang dibutuhkan tubuhnya, tanpa disadari. Padahal, kekurangan cairan (dehidrasi) pada lansia bisa membuat lemas, pusing, sembelit, hingga bingung, dan bila berat bisa berbahaya. Kabar baiknya, dehidrasi bisa dicegah dengan perhatian kecil dari keluarga setiap hari.

Artikel ini membahas kenapa lansia mudah mengalami dehidrasi, tanda-tandanya yang sering terlewat, cara membantu orang tua cukup minum, dan kapan perlu segera diperiksakan.

Kenapa lansia mudah kekurangan cairan?

NHS (layanan kesehatan Inggris) menyebut lansia termasuk kelompok yang lebih berisiko mengalami dehidrasi. Beberapa penyebabnya:

  • Rasa haus berkurang. Menurut Manual MSD, pusat rasa haus pada lansia mungkin tidak bekerja sebaik pada orang yang lebih muda, sehingga sebagian lansia tidak menyadari bahwa tubuhnya kekurangan cairan. Karena itu, rasa haus tidak bisa dijadikan patokan.
  • Bergantung pada orang lain untuk minum, misalnya karena sulit berjalan, lemah, atau lebih banyak berbaring.
  • Sedang sakit, seperti diare, muntah, atau demam, yang membuat tubuh kehilangan banyak cairan.
  • Obat tertentu, misalnya obat yang membuat sering buang air kecil (diuretik), dan penyakit seperti diabetes.
  • Udara panas, atau terlalu lama di bawah terik matahari.

Tanda dehidrasi yang perlu diperhatikan

  • mulut, bibir, dan lidah kering;
  • air seni berwarna lebih gelap, berbau lebih tajam, dan lebih jarang buang air kecil;
  • lemas atau mudah lelah;
  • pusing atau terasa melayang, terutama saat berdiri;
  • sakit kepala;
  • sembelit;
  • kulit kering;
  • mata tampak cekung.

Cara sederhana untuk memantaunya adalah memperhatikan warna air seni. Menurut Kementerian Kesehatan, air seni yang lebih gelap, berbau kuat, dan jumlahnya sedikit bisa menjadi tanda tubuh kekurangan cairan, sedangkan warna kuning muda dan jernih menandakan cairan tubuh cukup.

Mencegah dehidrasi pada lansia: tawarkan minum terjadwal, jangan tunggu haus; letakkan gelas atau botol minum dalam jangkauan; sajikan minuman dan makanan berkuah yang disukai; perhatikan warna air seni; tambah minum saat diare, muntah, demam, atau cuaca panas, kecuali dibatasi dokter. Dibatasi minumnya oleh dokter? Ikuti jumlahnya.

Cara membantu orang tua cukup minum

  1. Jangan tunggu ia merasa haus. Tawarkan minum secara terjadwal, misalnya saat bangun tidur, setiap makan, setelah minum obat, dan di sela waktu makan.
  2. Letakkan gelas atau botol minum dalam jangkauannya, di samping tempat tidur atau kursi tempat ia biasa duduk. Pilih gelas yang ringan dan mudah dipegang.
  3. Sajikan minuman yang ia sukai, misalnya air putih hangat atau teh tawar hangat. Makanan berkuah seperti sayur bening, sup, dan buah yang banyak airnya juga membantu menambah cairan.
  4. Minum sedikit-sedikit tapi sering bila ia tidak sanggup minum banyak sekaligus.
  5. Tambah minum saat sakit atau cuaca panas, misalnya saat diare, muntah, atau demam. Bila diare atau muntah, tanyakan kepada apoteker atau dokter tentang oralit.
  6. Bila ia sulit menelan, minum dalam tegukan kecil dengan posisi duduk tegak. Baca Lansia Sulit Menelan.

Bila orang tua mengurangi minum karena khawatir sering ke kamar mandi, jangan memarahinya. Dengarkan kekhawatirannya, bantu ia ke kamar mandi dengan sabar tanpa mengeluh, dan sediakan penerangan di jalan menuju kamar mandi supaya aman di malam hari. Bila ia sulit menahan buang air kecil, sampaikan kepada dokter, karena masalah ini bisa dibantu, dan mengurangi minum bukan jalan keluarnya.

Perhatian: lansia yang dibatasi minumnya

Pada sebagian penyakit, misalnya gagal jantung atau penyakit ginjal kronis, dokter justru membatasi jumlah minum setiap hari. Bila orang tua termasuk di antaranya, ikuti jumlah yang dianjurkan dokter, dan tanyakan kepada dokter apa yang perlu dilakukan bila ia diare, muntah, atau demam.

Kapan perlu segera diperiksakan

Segera hubungi dokter bila orang tua:

  • sangat lemas atau mengantuk tidak seperti biasanya;
  • pusing saat berdiri yang tidak kunjung hilang;
  • air seni berwarna gelap atau sangat sedikit;
  • napas atau denyut nadinya cepat;
  • diare atau muntah terus, sehingga sulit minum.

Segera bawa ke IGD bila ada tanda dehidrasi disertai bingung, kulit atau bibir tampak pucat kebiruan, kulit terasa dingin, atau sesak napas.

Butuh bantuan menjaga orang tua di rumah?

Perawat homestay Orchid Home Care bisa membantu menjaga lansia di rumah sesuai shift yang Anda pilih, termasuk mengingatkan dan membantu minum secara teratur, memperhatikan tanda kekurangan cairan, membantu ke kamar mandi, dan minum obat sesuai jadwal. Baca juga Sindrom Geriatri: Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Lansia.

Ceritakan kondisi orang tua Anda lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanannya. Merawat dengan sepenuh hati.

Sumber