Bagi pasien yang lama berbaring, misalnya setelah stroke, operasi, atau karena lemah di usia lanjut, berpindah dari tempat tidur ke kursi adalah kemajuan yang berarti. Duduk di kursi memberi suasana baru, membuat pasien lebih banyak bergerak, dan memberi kesempatan untuk bercengkerama dengan keluarga di luar kamar.

Namun, memindahkan pasien yang belum bisa berjalan sendiri perlu dilakukan dengan benar. Cara yang salah bisa membuat pasien jatuh, terluka, atau kulitnya memar, dan menurut NHS (layanan kesehatan Inggris), cedera yang paling sering dialami keluarga yang merawat adalah cedera punggung. Artikel ini membahas langkah memindahkan pasien dengan aman dan cara menjaga punggung Anda sendiri.

Sebelum memindahkan

  • Kenali kemampuan pasien. Bila ia masih bisa membantu, misalnya menumpu dengan kaki atau berpegangan, ajak ia ikut bergerak sebisanya. Bila sama sekali tidak bisa membantu, jangan memindahkan sendirian.
  • Kenali kemampuan Anda. Bila pasien berat, atau Anda sedang sakit punggung, minta orang lain membantu. Pastikan jumlah penolong cukup.
  • Pasien yang kesadarannya menurun sebaiknya tidak dipindahkan ke kursi. Ikuti arahan dokter atau perawat untuk pasien dengan kondisi khusus, misalnya setelah operasi tulang.
  • Siapkan tempatnya. Lantai kering dan tidak licin, tidak ada barang yang menghalangi, dan pasien memakai alas kaki yang tidak licin.
  • Jelaskan dulu kepada pasien apa yang akan dilakukan, ke mana ia akan dipindahkan, dan kapan aba-abanya. Pasien yang tahu apa yang akan terjadi lebih tenang dan bisa ikut membantu.

Langkah memindahkan ke kursi roda

Langkah ini merujuk pada materi edukasi Unit Okupasi Terapi RSUP dr. Kariadi Semarang yang dimuat di portal pengetahuan Kementerian Kesehatan.

  1. Kunci kursi roda dan letakkan di samping tempat tidur. Angkat sandaran kakinya supaya tidak menghalangi.
  2. Bantu pasien duduk tegak di tepi tempat tidur. Ayunkan kedua kakinya ke tepi kasur, lalu pastikan kakinya menapak di lantai dan ia duduk dengan stabil. Beri waktu sejenak sebelum berdiri.
  3. Bantu pasien berdiri. Berdiri di depannya, jepit kedua kakinya dengan lutut Anda supaya tidak tergelincir, dan letakkan tangan Anda di punggung atasnya. Berdirikan bersama-sama sesuai aba-aba.
  4. Putar badan pasien pelan-pelan sampai bokongnya berada di depan kursi roda. Tetap topang badannya selama berputar. Bila ada orang kedua, minta ia memegang dan menahan kursi roda.
  5. Dudukkan pasien perlahan di kursi roda. Saat Anda membungkuk, tekuk lutut, jangan membungkukkan punggung. Lalu posisikan ia duduk dengan nyaman, turunkan sandaran kaki, dan letakkan kakinya di atasnya.

Untuk kembali ke tempat tidur, lakukan langkah yang sama dengan arah sebaliknya.

Bila pasien punya sisi tubuh yang lemah, misalnya setelah stroke, tanyakan kepada perawat atau fisioterapis dari sisi mana sebaiknya ia dipindahkan.

Cara aman memindahkan pasien ke kursi roda: jelaskan dulu kepada pasien; kunci kursi roda di samping tempat tidur; duduk tegak di tepi kasur, kaki menapak; jepit kakinya dengan lutut Anda, tangan di punggung atas; putar pelan sambil tetap ditopang; dudukkan, tekuk lutut Anda, punggung tetap lurus. Pasien berat atau tidak bisa membantu? Minta bantuan orang kedua.

Jaga punggung Anda

  • Punggung tetap lurus, dan tekuk lutut saat mengangkat atau menurunkan, supaya tenaga datang dari otot kaki.
  • Perhatikan pijakan, jangan berdiri di lantai yang licin atau tidak rata.
  • Bila dua orang, saling berkomunikasi, misalnya dengan hitungan "satu, dua, tiga" supaya bergerak bersamaan.

Bila Anda sering memindahkan pasien, minta perawat atau fisioterapis memperagakan langsung cara yang benar, sesuai kondisi pasien. Alat bantu pemindahan juga ada beberapa jenis. Bila ingin memakainya, tanyakan dulu kepada perawat, fisioterapis, atau terapis okupasi alat yang sesuai, dan minta diajari cara memakainya.

Menjaga perasaan dan kehormatan pasien

Bagi sebagian pasien, harus diangkat dan dibantu bisa membuatnya merasa sungkan atau malu. Sapa ia dengan panggilan yang ia sukai, seperti Bapak, Ibu, Abah, atau Ambu, bergeraklah dengan tenang dan tidak terburu-buru, dan beri pujian atas usahanya. Pastikan pakaiannya rapi dan tubuhnya tertutup selama dipindahkan. Setelah duduk, tanyakan apakah posisinya sudah nyaman, dan dekatkan barang yang ia perlukan, seperti minum atau kacamata.

Bila orang tua lebih banyak duduk, bantu ia berganti posisi secara teratur supaya tidak muncul luka tekan. Baca Luka Dekubitus (Luka Tekan) dan Mencegah Lansia Jatuh di Rumah.

Butuh bantuan menjaga orang tua di rumah?

Perawat homestay Orchid Home Care bisa membantu menjaga pasien di rumah sesuai shift yang Anda pilih, termasuk membantu berpindah dari tempat tidur ke kursi dengan aman, mengatur posisi, dan mendampingi berlatih bergerak sesuai arahan fisioterapis. Perawat juga bisa memperagakan cara memindahkan pasien kepada keluarga.

Ceritakan kondisi orang tua Anda lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanan dan tarifnya. Merawat dengan sepenuh hati.

Sumber