Perawatan luka operasi tidak berhenti saat pasien pulang dari rumah sakit. Di rumah, luka tetap perlu dirawat dengan baik supaya cepat pulih dan tidak terkena infeksi. Sebagian besar luka operasi sembuh tanpa masalah, tetapi infeksi adalah gangguan yang paling sering terjadi, dan lebih mudah diatasi bila dikenali sejak awal.

Artikel ini membahas cara merawat luka operasi di rumah, cara mandi yang aman, makanan yang membantu pemulihan, dan tanda infeksi yang perlu segera diperiksakan. Jenis luka dan operasi berbeda-beda, jadi utamakan petunjuk dari dokter atau perawat saat pasien pulang.

Sebelum pulang, tanyakan ini

  • Kapan balutan perlu diganti, dan perlu dibawa ke mana atau bisa diganti di rumah.
  • Apakah jahitannya larut sendiri, atau perlu dilepas. Bila perlu dilepas, kapan dan di mana.
  • Kapan pasien boleh mandi, dan apakah balutannya tahan air.
  • Obat apa saja yang perlu diminum, termasuk obat pereda nyeri atau antibiotik.

Merawat dan mengganti balutan

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyentuh balutan.
  2. Biarkan balutan pertama sesuai anjuran dokter atau perawat, biasanya sampai dua hari, selama tidak merembes.
  3. Ganti balutan bila basah atau kotor, misalnya terkena darah, cairan, atau air.
  4. Lepas balutan lama dengan hati-hati, dan jangan menyentuh luka langsung dengan jari.
  5. Saat memasang balutan baru, jangan menyentuh bagian dalam balutan yang akan menempel ke luka, supaya tetap bersih.
  6. Jangan mengoleskan apa pun ke luka, seperti salep, bedak, minyak, atau ramuan, kecuali dianjurkan dokter atau perawat.
  7. Jangan menarik benang jahitan yang terlihat menyembul. Tunggu sampai dilepas oleh tenaga kesehatan atau larut sendiri.

Saat membantu mengganti balutan, sapa dan jelaskan dulu apa yang akan dilakukan, dan lakukan dengan lembut. Jaga kehormatan pasien: lakukan di ruangan tertutup, buka hanya bagian tubuh yang perlu, tutupi bagian lain dengan kain, dan bila memungkinkan dibantu oleh anggota keluarga yang sesama jenis kelamin.

Merawat luka operasi di rumah: cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh balutan; ganti balutan bila basah atau kotor; jangan oleskan salep, bedak, atau ramuan tanpa anjuran; saat mandi, jangan gosok luka dan jangan kenakan sabun langsung; tepuk-tepuk kering dengan handuk bersih; makan cukup protein. Luka makin merah, bengkak, nyeri, bernanah, atau demam? Segera periksakan.

Mandi dengan aman

Biasanya pasien dianjurkan menunggu sekitar 24 jam sebelum mandi, tetapi ikuti petunjuk dokter atau perawat karena tergantung jenis lukanya.

  • Mandi dengan air yang diguyur atau pancuran lebih dianjurkan daripada berendam. Berendam bisa melunakkan luka yang belum kuat dan membuatnya terbuka kembali.
  • Jangan menggosok luka, dan jangan mengenakan sabun, sampo, losion, atau bedak langsung ke luka. Luka yang sedikit terkena cipratan air tidak apa-apa.
  • Keringkan dengan menepuk-nepuk lembut memakai handuk bersih, jangan digosok.
  • Bila balutannya tidak tahan air, lindungi saat mandi, atau ganti dengan balutan baru setelahnya.

Bila pasien lansia atau masih lemah, dampingi saat mandi supaya tidak terpeleset, dan siapkan kursi atau pegangan bila perlu.

Makan yang membantu luka pulih

Menurut Kementerian Kesehatan, kekurangan gizi dapat memperlambat penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi setelah operasi. Makanan tinggi protein membantu memperbaiki jaringan yang rusak.

  • Berikan sumber protein seperti telur, ikan, ayam, daging, susu, tahu, dan tempe. Tidak perlu menghindari telur atau ikan setelah operasi, kecuali ada pantangan khusus dari dokter, misalnya karena alergi atau penyakit tertentu.
  • Lengkapi dengan sayur dan buah, yang mengandung vitamin dan mineral yang membantu pemulihan.
  • Cukupi minum, kecuali dokter membatasi jumlahnya.

Orang dengan diabetes, perokok, dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah lebih mudah mengalami infeksi luka. Bila pasien termasuk salah satunya, jaga gula darahnya tetap terkendali dan perhatikan lukanya dengan lebih teliti. Baca juga Luka Diabetes: Kenapa Lama Sembuh.

Tanda infeksi yang perlu diperiksakan

Segera hubungi dokter atau perawat bila luka:

  • makin nyeri;
  • makin merah atau bengkak, atau terasa panas;
  • mengeluarkan nanah atau cairan;
  • berbau tidak sedap;
  • atau pasien demam.

Segera ke IGD bila luka tiba-tiba berdarah banyak, kulit di sekitarnya berubah warna, atau pasien tampak sangat lemas, menggigil, bingung, atau sesak napas. Ini bisa menjadi tanda infeksi yang sudah menyebar dan membutuhkan pertolongan segera.

Butuh perawat untuk merawat luka di rumah?

Perawat Orchid Home Care bisa datang ke rumah untuk mengganti balutan dan merawat luka operasi lewat layanan perawatan luka. Untuk pasien yang perlu dijaga dan dibantu setiap hari selama masa pemulihan, tersedia juga perawat jaga homestay. Baca juga Pasien Pulang dari Rumah Sakit: Yang Perlu Disiapkan Keluarga.

Ceritakan kondisi luka dan pasiennya lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanan dan tarifnya. Merawat dengan sepenuh hati.

Sumber