Serangan jantung bisa datang tiba-tiba, dan setiap menit sangat berharga. Makin cepat pasien mendapat pertolongan, makin baik. Karena itu, keluarga yang tinggal bersama orang tua perlu mengenali tanda serangan jantung, termasuk gejala yang sering tidak khas pada lansia, dan tahu apa yang harus segera dilakukan.
Artikel ini juga membahas cara menjaga kesehatan jantung orang tua sehari-hari.
Tanda serangan jantung
Tanda yang paling sering dikenali adalah:
- nyeri dada di bagian tengah, terasa seperti ditekan, diremas, berat, atau tertindih beban, dan tidak hilang dalam beberapa menit (biasanya lebih dari 20 menit);
- nyeri yang menjalar ke satu atau kedua lengan, bahu, punggung, leher, rahang, atau ulu hati;
- keringat dingin, mual atau muntah, dan pusing;
- sesak napas.

Pada lansia, gejalanya bisa tidak khas
Pada orang berusia lanjut, perempuan, dan penderita diabetes, serangan jantung kadang muncul tanpa nyeri dada yang jelas. Yang tampak justru:
- sesak napas atau sangat lelah tanpa sebab yang jelas;
- rasa lemah yang datang mendadak;
- nyeri ulu hati, mual, atau muntah, sehingga mirip sakit maag;
- tiba-tiba terjatuh tanpa sebab yang jelas.
Karena itu, keluhan seperti ini jangan buru-buru dianggap masuk angin atau maag biasa, apalagi bila orang tua punya darah tinggi, diabetes, atau riwayat penyakit jantung. Bila ragu, segera periksakan.
Bila ada tanda serangan jantung, lakukan ini
- Minta orang tua berhenti beraktivitas dan beristirahat. Tetap tenang, temani, dan tenangkan ia dengan kata-kata yang lembut.
- Segera hubungi 119 (layanan gawat darurat, gratis) atau rumah sakit terdekat. Ambulans adalah cara paling aman untuk sampai ke rumah sakit. Bila tidak ada ambulans, minta orang lain yang mengantar. Jangan biarkan pasien menyetir sendiri.
- Bawa ke IGD rumah sakit terdekat secepatnya, terutama dalam 1–2 jam pertama sejak gejala muncul (waktu emas).
- Jangan memberi obat apa pun, termasuk aspirin, kecuali dianjurkan dokter atau petugas medis gawat darurat.
- Siapkan daftar obat yang sedang diminum orang tua dan hasil pemeriksaan sebelumnya bila ada, untuk diberikan kepada dokter.
Tips: Simpan nomor 119 dan nomor rumah sakit terdekat di ponsel semua anggota keluarga, dan tempel juga di dekat telepon rumah.
Menjaga kesehatan jantung orang tua: CERDIK
Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat menjaga jantung dengan perilaku CERDIK:
- Cek kesehatan secara teratur, seperti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
- Enyahkan asap rokok. Jangan merokok, dan jangan ada yang merokok di dekat orang tua.
- Rajin beraktivitas fisik. Untuk lansia, dianjurkan aktivitas fisik sedang minimal 150 menit per minggu, misalnya jalan kaki, berkebun, atau membersihkan rumah, ditambah latihan keseimbangan dan penguatan otot. Sesuaikan dengan kemampuan dan tanyakan dulu kepada dokter bila orang tua punya penyakit jantung.
- Diet seimbang. Batasi gula, garam, dan lemak. Anjuran Kemenkes per orang per hari: gula paling banyak 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, dan lemak (termasuk minyak goreng) 5 sendok makan. Kurangi makanan yang asin dan berminyak, seperti ikan asin dan gorengan.
- Istirahat yang cukup.
- Kelola stres dengan baik. Kebersamaan dan obrolan hangat bersama keluarga bisa membantu orang tua merasa lebih tenang.
Bila orang tua sudah punya penyakit jantung atau darah tinggi, terapkan juga perilaku PATUH: periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, minum obat dengan teratur, tetap makan dengan gizi seimbang, beraktivitas fisik dengan aman, serta hindari asap rokok. Bantu orang tua minum obat tepat waktu dengan sabar, misalnya dengan kotak obat harian atau pengingat di ponsel.
Waspadai tanda gagal jantung
Pada lansia yang punya penyakit jantung, perhatikan tanda-tanda berikut dan segera hubungi dokter bila muncul:
- sesak napas, terutama saat berbaring;
- kaki atau pergelangan kaki makin bengkak;
- berat badan naik 2 kg atau lebih dalam 2–3 hari;
- perut makin membesar;
- mudah lelah.
Segera bawa ke IGD bila sesak napas tidak kunjung reda walau sudah beristirahat, atau orang tua tampak bingung dan tidak bisa berpikir jernih.
Butuh bantuan menjaga orang tua di rumah?
Perawat homestay Orchid Home Care bisa membantu menjaga lansia di rumah sesuai shift yang Anda pilih, termasuk membantu minum obat sesuai jadwal dan memperhatikan perubahan kondisinya sehari-hari. Untuk keadaan gawat darurat seperti tanda serangan jantung, tetap segera hubungi 119 atau bawa ke IGD.
Ceritakan kondisi orang tua Anda lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanannya.
Sumber
- Kementerian Kesehatan RI (keslan.kemkes.go.id): Tanda dan Gejala Serangan Jantung (RSUP dr. Sardjito, 2022)
- Kementerian Kesehatan RI (keslan.kemkes.go.id): Nyeri Ulu Hati: Mungkinkah Pertanda Serangan Jantung? (RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, 2022)
- Kementerian Kesehatan RI (keslan.kemkes.go.id): Tanda-tanda Serangan Jantung dan Langkah Penanganan yang Tepat (RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, 2023)
- Kementerian Kesehatan RI (upk.kemkes.go.id): 5 Langkah Pertolongan Pertama bagi Pasien Serangan Jantung dan Jangan Abaikan Nyeri Dada
- Kementerian Kesehatan RI: Layanan 119, Terobosan Baru Layanan Kegawatdaruratan Medik di Indonesia (2016)
- Kementerian Kesehatan RI: Cegah Penyakit Jantung dengan Menerapkan Perilaku CERDIK dan PATUH (2023)
- Kementerian Kesehatan RI (ayosehat.kemkes.go.id): Penting, Ini yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Konsumsi Gula, Garam dan Lemak (2019)
- Kementerian Kesehatan RI (ayosehat.kemkes.go.id): Aktif Bergerak
- Kementerian Kesehatan RI (keslan.kemkes.go.id): Gagal Jantung (RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, 2023) dan Pasien Gagal Jantung, Bagaimana Mengelolanya? (RSUP dr. Sardjito, 2024)
- PERKI: Pedoman Tatalaksana Sindrom Koroner Akut, Edisi Ketiga (2015)
- NHS (Inggris): Heart attack
