NGT (nasogastric tube) adalah selang lentur yang dimasukkan lewat hidung, melewati kerongkongan, sampai ke lambung. Lewat selang ini, pasien yang tidak bisa makan atau minum dengan aman lewat mulut tetap bisa mendapat makanan, cairan, dan obat.

NGT biasanya dipakai pasien yang sulit menelan, misalnya pada sebagian pasien setelah stroke, pasien dengan penurunan kesadaran, atau pasien kanker di daerah kepala dan leher. Kalau keluarga merawat pasien dengan NGT di rumah, cara memberi makan yang benar membantu mencegah makanan naik kembali dan masuk ke saluran napas.

Penting: NGT harus dipasang oleh tenaga kesehatan terlatih. Panduan di bawah ini untuk keluarga yang sudah diajari perawat cara memberi makan lewat NGT. Jenis, jumlah, dan jadwal makanannya ikuti anjuran dokter atau ahli gizi.

Perawat Orchid Home Care memberi makan pasien lewat selang NGT di rumah, dengan spuit dipegang lebih tinggi dari pasien.

Yang perlu disiapkan

  • spuit (alat suntik tanpa jarum) 50 cc yang ujungnya cocok dengan selang;
  • makanan cair sesuai anjuran dokter atau ahli gizi, tidak panas;
  • air matang untuk membilas selang, tidak panas;
  • gelas ukur;
  • lap atau tisu bersih.

Langkah memberi makan lewat NGT

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  2. Atur posisi pasien setengah duduk, dengan kepala dan punggung terangkat 30–45 derajat, atau duduk.
  3. Cek posisi selang. Lihat tanda batas atau angka di selang, tepat di lubang hidung. Pastikan masih sama seperti saat dipasang. Kalau selang tampak lebih panjang (tertarik keluar), jangan beri makan dan hubungi perawat.
  4. Cek sisa isi lambung dengan menarik pompa spuit pelan-pelan, sesuai yang diajarkan perawat. Kalau yang keluar berwarna merah (darah) atau hijau, jangan beri makan dan segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat.
  5. Bilas selang dengan air matang sebelum memberi makan.
  6. Berikan makanan pelan-pelan. Sambungkan spuit tanpa pompanya ke selang, tuang makanan ke dalam spuit, lalu angkat spuit lebih tinggi dari pasien supaya makanan mengalir sendiri. Jangan didorong dengan paksa.
  7. Bilas lagi dengan air matang setelah selesai, lalu tutup selang.
  8. Pertahankan posisi setengah duduk sekitar 1 jam setelah makan.
  9. Cuci spuit dan peralatan lain, lalu cuci tangan lagi.

Tips: Kalau pasien batuk-batuk, tampak sesak, atau muntah saat diberi makan, hentikan dulu pemberian makan dan hubungi perawat.

Merawat selang dan kulit di sekitarnya

  • Bilas selang dengan air sebelum dan sesudah memberi makan atau obat, supaya selang tidak tersumbat.
  • Obat lewat NGT: tanyakan dulu kepada dokter atau apoteker, karena tidak semua obat aman diberikan lewat selang.
  • Kalau selang tersumbat, coba bilas pelan-pelan dengan air hangat. Jangan didorong kuat-kuat. Kalau tetap tersumbat, hubungi perawat.
  • Bersihkan kulit di sekitar selang dan lubang hidung dengan air hangat dan lap bersih setiap selesai makan. Bersihkan juga kotoran atau kerak di hidung.
  • Ganti plester dengan hati-hati. Lepaskan pelan-pelan supaya kulit tidak lecet, dan perhatikan bila kulit hidung kemerahan.

Kapan harus menghubungi perawat?

Segera hubungi perawat atau bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat bila:

  • selang tercabut, terlepas, atau bergeser dari tanda batasnya. Jangan memasukkan kembali selang sendiri;
  • keluar cairan berwarna merah (darah) atau hijau saat mengecek isi lambung;
  • selang tersumbat dan tidak bisa dibilas dengan air;
  • pasien muntah atau perutnya kembung;
  • kedua lubang hidung kemerahan, bengkak, atau lecet;
  • pasien batuk-batuk atau sesak saat atau setelah diberi makan.

Kalau pasien sesak napas berat atau bibirnya tampak kebiruan, segera bawa ke IGD.

Butuh bantuan perawat?

Perawat Orchid Home Care bisa datang ke rumah untuk memasang NGT lewat layanan home visit. Untuk pasien yang perlu dijaga dan dibantu makan setiap hari, ada layanan perawat jaga homestay.

Ceritakan kondisi pasien lewat form konsultasi, nanti admin kami membantu menjelaskan pilihan layanan dan tarifnya.

Sumber